Review Motherboard Rog Strix Z690e Gaming Wifi

Review Motherboard Rog Strix Z690e Gaming Wifi

review

Baru rakit PC Intel Gen 11 dengan spek rata kanan eh Gen 12 nongol Pake DDR4 yang paling kenceng eh DDR5 tautau rilis Mari menangis bersama

Tidak terasa kita sudah berada di era DDR5, meskipun rasanya baru sebentar kita menikmati teknologi DDR4, yang ternyata sudah berumur 7 tahun semenjak diluncurkan pada tahun 2014 lalu

Datang bersamaan dengan Intel Alder Lake atau generasi ke 12 dari Intel Core beserta dengan chipset Z690

: Kali ini Kru KotGa berkesempatan untuk mengulik lebih dalam teknologi termutakhir ini, karena kita sudah kedatangan sebuah motherboard dengan chipset Z690 yaitu ROG Strix Z690E Gaming WiFi

Motherboard ROG dari kelas highend ini membawa banyak hal baru dan fiturfitur pendukung khas ROG

Sebelum masuk ke bahasan utama, Kru KotGa akan jelasin dulu secara singkat mengenai Alder Lake dulu nih, dan processor yang akan kita pasangkan kali ini adalah Intel Core i712700K

Jadi Intel Gen ke 12 ini selain sudah menjadi yang pertama dalam mengadopsi RAM DDR5, juga sudah disertai PCIe 5

0, yang datang dengan XMP 3

0 dimana sekarang XMP sudah dapat dikustomisasi sendiri oleh user

Perubahan yang paling besar bisa terlihat dari arsitektur yang digunakan oleh Intel, yaitu sekarang menggunakan Pcore atau Performance Core dan ECore yaitu Efficiency Core dengan konfigurasi yang berbedabeda di tiap prosesor, untuk i712700K yang ada di studio kita kali ini mempunyai konfigurasi 8 Pcore dan 4 Ecore dimana setiap Pcore memiliki 2 thread dan ECore 1 thread, yang berarti jumlah core pada i7 ini 12 Cores dan 20 Threads

Kru KotGa akan langsung aja ke motherboardnya dan inilah spesifikasi singkat dari ROG strix Z690E Gaming WiFi ini

KELENGKAPAN

Yang disertakan dalam paket penjualan terbilang cukup lengkap, tapi mengingat ini datang dari trah ROG yang hargaya juga tidak murah, kelengkapannya terbilang tidak mengejutkan

4 x SATA 6Gb/s cables1 x ROG Hyper M

2 Card1 x M

2 QLatch package 1 x M

2 QLatch package for M

2 backplate1 x ASUS 2x2 DualBand WiFi moving antennas 1 x ROG Graphics card holder2 x M

2 SSD screw package(s)1 x ROG key chain1 x ROG Strix stickers1 x ROG thank you card1 x DVD Driver1 x User manual

Desain Stealthy BerRGB

Kesan pertama kali saat melihat dan memegang motherboard ini, kesan mewah, gahar, namun tetap stylish dengan garisgaris RGB

Motherboard ROG Strix Z690E yang berForm Factor ATX ini didominasi dengan warna hitam

Motherboard ini hampir semua area ditutupi dengan berbagai KUTIParmorKUTIP yang membuat impresi motherboard ini terasa serius dan mahal

Akan tetapi armorarmor ini bukanlah sekedar estetika belaka, armorarmor ini juga memiliki fungsinya yang berbedabeda, seperti mengalirkan panas misalnya

Motherboard ini masuk ke kelas enthusiast alias kamu bisa melakukan overclocking yang telah didukung oleh desain VRM yang baik serta sistem pendinginan yang canggih

Armor pada bagian atas ini juga berfungsi sebagai heatsink yang berguna untuk mendinginkan VRM melalui heatpipe

Jika dilihat dari ukurannya yang masif dan beratnya motherboard ini, memang urusan pendinginan ditangani sangat serius oleh ROG

Motherboard ini memiliki 18 1 power stages untuk memberikan daya yang mencukupi dan stabil untuk mencukupi kebutuhan prosesor, bahkan untuk sekelas i912900K yang memiliki 16 Cores sekalipun

Daya yang diperlukan untuk mengakomodir motherboard ini terlihat cukup signifikan, jika kita mengacu pada sumber daya yang menggunakan 2x 8 pin

I/O juga sudah terintegrasi dengan heatsink VRM yang akan membuat suhu disekitarnya menjadi lebih adem dengan kapasitor kualitas terbaik, balutan armor dengan finishingnya yang cantik membuat motherboard ini enak dipandang, sehingga rasanya sayang jika kamu memakai motherboard sekeren ini tanpa menggunakan casing temper glass

Lanjut ke bagian slot PCIe, ROG Strix Z690E memiliki 1 slot PCIe 5

0 x16 yang langsung menuju prosesor, sedangkan yang menggunakan jalur lewat chipset ada 1 slot PCIe 4

0 x16 yang support x4 maupun x4/x4 untuk penggunaan ROG Hyper M

2 Card

Sisanya 1 Slot PCIe 3

0 x16 yang juga support mode x4 dan 1 Slot PCIe 3

0 x1

Pada bagian storage, motherboard ini memiliki tiga M

2 Slots di body dan 2 slot lagi disediakan menggunakan aksesoris ROG Hyper M

2 Card yang akan menggunakan jalur slot PCIe

Yang paling bikin kita kagum adalah slot M

2 nomor 1 jalur yang digunakan sudah PCIe 5

0 dimana M

2 SSD saat ini masih berada di PCIe 4

0, jadi motherboard ini sudah siap untuk menyongsong teknologi yang akan datang nanti, meski sekarang belum bisa dimaksimalkan sepenuhnya

Sebagai pelengkap, mobo ini juga masih memiliki 6 slot SATA, yang masih berguna karena HDD masih menjadi jawaban untuk keperluan penyimpanan murah dengan ukuran besar

OPTIMEM II

Masih konsisten menggunakan fitur yang sama pada setiap lini gamingnya, ROG Strix Z690E juga menggunakan layout OPTIMEM II untuk mendukung sistem pada bagian memori yang memungkinkan sang motherboard bisa memberikan power yang lebih optimal dan stabil

ASUS sendiri menyebutkan bahwa maksimal frekuensi pada RAM yang akan digunakan di motherboard ini sangat tinggi, bisa mencapai hingga 6400MHz dengan skenario yang memungkinkan

QDIMM

Bukanlah teknologi yang baru dari ASUS, solusi desain ini sudah seperti turun temurun selalu dihadirkan di trah ROG, yang memudahkan kita untuk memasang RAM di DIMM slot hanya dengan satu kunci pada bagian atas saja, sehingga kunci bawah tidak lagi berfungsi atau kunci mati yang menjawab dari sulitnya memasang RAM jika VGA dalam keadaan terpasang

PCIe Slot QRelease

Ini merupakan sesuatu yang layak diapresiasi oleh desain motherboard dari ROG ini, karena seringkali dalam memasang maupun melepas VGA merupakan hal yang menjadi momok, apalagi untuk casingcasing yang sempit

Hanya dengan menggunakan satu tombol khusus, tanpa kunci tradisional yang biasanya kita temui, proses membuka VGA terasa sangat mudah

M

2 QLatch

QLatch adalah desain inovatif yang membuat proses memasang M

2 SSD jadi lebih mudah tanpa memerlukan alat khusus

Desainnya menggunakan mekanisme penguncian yang simpel, sehingga tidak memerlukan baut tradisional

QLED

Ini bukanlah fitur yang baru memang di dalam sebuah motherboard highend, dimana ini akan sangat membantu untuk proses diagnosa jika PC mengalami sebuah kegagalan dalam bekerja

Dimana QLED akan membantu kita mengetahui dimana letak malfungsi yang terjadi dengan tanda merah adalah CPU, kuning adalah RAM, putih berarti VGA, dan kuning hijau yang berarti storage

AUDIO

Untuk Audio onboard, motherboard ini memiliki teknologi dari ROG SupremeFX7

1 dengan codec ALC4080 sehingga tanpa soundcard eksternal pun kemampuan audionya sudah lebih dari cukup

ASUS Thermal Solution

Urusan thermal memang menjadi perhatian serius dalam setiap motherboard highend, apalagi jika memang peruntukannya tertuju kepada overclocking, dan ASUS Thermal Solution adalah solusi yang menjawab hal ini, yaitu:

M

2 Heatsink Backplate

Semua M

2 yang akan terpasang di motherboard ini memiliki backplate sebagai heatsink, sehingga tidak akan ada M

2 SSD yang telanjang pada motherboard ini yang merupakan ASUS serius dalam memberikan performa terbaik

User tidak perlu membeli heatsink backplate dari pihak ketiga jika menggunakan motherboard ini

M

2 Heatsink

Heatsink pada slot M

2 utama di motherboard ini terasa spesial, karena dibalut dengan material metal yang dikombinasikan dengan heat pipe berbentuk seperti huruf J yang mengarah ke arah heat spot atau titik yang paling panas pada sebuah M

2 SSD, untuk memperpanjang area pelepasan panas ke atas

ASUS HYDRANODE

ASUS HYDRANODE adalah fitur yang mirip dengan pendahulunya tetapi sekarang ada di bagian dalam, secara teknis berbeda, dimana teknologi terbaru ini memberi jalur beberapa kipas, yang memberikan user untuk mengontrol beberapa kipas hanya dengan satu Fanheader saja

User dapat mengaktifkannya di opsi di dalam BIOS KUTIPHYDRANODE Fan AssociationKUTIP dan save pengaturan yang dimau dalam satu header saja

I/O PORTS

Untuk I/O di motherboard ini terbilang sangat lengkap, bisa dibilang apa aja ada, mulai dari banyaknya slot USB 3

2 gen 2 hingga hadirnya slot USB TypeC yang sudah semakin umum dan wajib ada di setiap perangkat

Sebagai catatan juga kalau para gamer memiliki casing dengan konektivitas bagian depan USB TypeC serta Thunderbolt, motherboard ini dapat mendukungnya

PreMounted untuk I/O Shield yang dimilikinya juga menambah nilai estetika yang dimilikinya

Selain itu juga terdapat modul untuk sinyal Bluetooth dan WIFI

Adapter WIFI onboard ini bukan sembarang adapter, karena modul tersebut adalah Intel WiFi 6e yang sudah mendukung tri band frequency 2

4/5/6 GHz yang artinya kamu bisa mendapatkan kecepatan maksimal hanya dari WiFi

Pada bagian belakang ini ada yang cukup menarik perhatian kru KotGa, yaitu USB BIOS Flashback

Metode ini adalah metode yang terbilang paling aman, paling KUTIPcleanKUTIP, dan paling mudah untuk para awam yang ingin mengganti BIOS motherboard

SOFTWARE

BIOS

BIOS bawaan motherboard ini memang seperti mobomobo dari ROG lainnya, UInya mudah dipahami dan cukup lengkap

Banyak pengaturan yang dapat kamu lakukan di BIOS ini, mulai dari tuning speed RAM, prosesor bahkan hingga pengaturan kecepatan PCore dan ECore dapat disesuaikan secara independen disini

AI SUITE 3

AI Suite 3 adalah software yang memiliki fitur pengaturan Overclocking dan Cooling satu pintu dimana ini akan membantu pengguna untuk memaksimalkan hardware yang ada dengan bantuan software ini

AI OVERCLOCKING

Fitur Ai Overclocking memungkinkan motherboard untuk menganalisa data dan mendeteksi hardware yang sedang digunakan

Frekuensi hingga voltase akan dihitung oleh AI

Setelah itu, akan terdapat prediksi yang nantinya bisa dieksekusi langsung oleh pengguna

Kecepatan overclock tersebut tentunya bakal disesuaikan dengan komponen yang digunakan

Komponen pendukung seperti CPU cooler sangat menentukan hasil prediksi

Selain berguna bagi pengguna yang awam soal overclocking, fitur ini juga menghemat waktu untuk mendapatkan performa overclock yang stabil daripada mengetes berbagai simulasi

AI COOLING

AI Cooling adalah kemampuan untuk menyeimbangkan noise yang dihasilkan oleh kipas tanpa berkompromi dengan performance, secara otomatis

Dengan membaca data suhu dan RPM yang sedang berjalan, AI akan menyesuaikan pengaturan kipas yang terbaik

PERFORMA DAN BENCHMARK

Nah pada bagian ini, kita akan mencoba ketahanan dan performa yang diberikan mobo spesial ini dalam menghadapi berbagai skenario reallife maupun benchmark sintetis untuk mengetahui kemampuan sebenarnya

Dalam melakukan benchmark dan pengujian, berikut ini berbagai komponen yang Kru KotGa gunakan untuk mengulas motherboard ROG Strix Z690E:

Meskipun bukanlah sesuatu yang akan menambah performa kamu dalam bermain game, tapi sektor ini cukuplah menjadi identitas gamer masa kini, sehingga kehadiran RGB merupakan poin yang cukup seru untuk dibahas

Tentu pencahayaan Aura Sync ini dapat kamu kustomisasi dan disinkronkan pada periferal lain yang memang sudah mendukung Aura Sync juga

Prosesor: Intel Core i712700KMotherboard: ROG Strix Z690E GAMING WIFICooler: ROG STRIX LC II 360 ARGBGPU: ASUS TUF RTX 3080 OCRAM: Kingston Fury Beast DDR5 4800MHzSSD: Kingston Fury Renegade PCIe 4

0 NVMe M

2 1TBSSD: WDC Black SN850 PCIE 4

0 NVMe M

2 1TBPSU: Cooler Master MWE Gold 850 V2 Full ModularFRAME CASE: Cooler Master MasterFrame 700/li>

Benchmark yang kru KotGa lakukan berfokus terhadap ketahanan motherboard dalam melakukan skenario pemakaian kerja berat yang dipasangkan dengan kemampuan dari i712700K sebagai pelengkap dari pengetesan kali ini sebagai referensi bagaimana sih kemampuan dari Alder Lake terbaru ini

Dari benchmark sintetis jelas angkanya bukanlah angka yang biasa kita hadirkan pada saat mereview laptop, bisa dibilang jika kita melihat angka benchmark sintetis, Alder Lake adalah prosesor x86 yang memiliki raw power paling kencang di dunia, setidaknya untuk saat ini

Bukan KotakGame namanya jika tidak menghadirkan benchmark game, dan pada game Ray Tracing maupun non Ray Tracing, angka FPS yang berhasil dicapai sangat memuaskan

Perlu diingat bahwa angkaangka ini dicapai pada resolusi 4K

Prosesor kencang biasanya dekat dengan suhu yang panas, dan memang inilah yang terjadi pada Alder Lake, khususnya i712700K, akan tetapi kombinasi dari ROG Strix Z690E dan LC II 360 ARGB bisa dibilang cukup baik dalam menghandle prosesor ngebut ini

Pada saat Full Load, peak yang dicapai mencapai 94c untuk mode default, dan hanya 90c pada saat AI Overclocking diaktifkan dengan konsekuensi suara fan yang cukup bising diakibatkan dari hidupnya mode Fan Turbo

Sedangkan temperatur mainboard yang kita pantau melalui HW Monitor berada di sekitar 37c di mode default dan 39c mode AI Overclocking, memang harga gak bisa bohong, motherboard ini sangat baik dalam mengalirkan panas dengan heatsink yang luas disanasini sehingga tidak ada heatspot yang terkonsentrasi pada satu titik saja

Sedangkan performa dari slot M

2 NVMe PCIe 5

0 utama yang tersedia di motherboard ini jika dikawinkan dengan Kingston Fury Renegade 1TB yang juga berjalan di PCIe 4

0 dapat tembus 7 GB/s, kenceng banget Kedepannya jika SSD NVMe sudah berada di PCIe 5

0 kamu gak perlu ganti motherboard lagi, mobo ini dapat mengakomodir potensi upgrade kedepannya alias future proof

Sedangkan kemampuan dari Hyper M

2 Card yang sudah disertakan di paket penjualan yang berjalan di PCIe 4

0 juga yang dikawinkan dengan WD Black SN850 1TB yang kita colok di slot PCIe Express paling bawah, dapat menembus kecepatan read di 6,8 GB/s dan write di 5,3 GB/s

KESIMPULAN

Chipset Z690 akan menjadi standar baru pada motherboard highend di ekosistem Intel dan ROG Strix Z690E menjadi produk yang melampaui standar tersebut

Lengkapnya fiturfitur yang ada sangat memanjakan pengguna, dari desain yang cakep, VRM kelas enthusiast dengan heatsink yang besar, terlebih fitur AI Overclocking yang memudahkan kamu yang menginginkan free performance hanya dengan satu klik saja

Ademnya suhu pada CPU dan Mainboard membuat kita dapat mengambil kesimpulan bahwa masih luasnya headroom sangat memungkinkan motherboard ini masih sangat mumpuni untuk digeber ke i9, bahkan dengan overclocking sekalipun

Tampilan garang yang bukan sekedar kosmetik pun memberikan penilaian yang sangat positif karena Asus berhasil mengawinkan estetika dan fungsionalitas pada motherboard ini

Terlebih disertakannya Hyper M

2 Card yang akan memberikan pengguna opsi lebih banyak untuk upgradability kedepannya

Inilah salah satu poin penting yang membedakan motherboard kelas highend, dimana fleksibilitas potensi upgrade yang tersedia sangat luas, sehingga seiring berjalannya waktu, kamu gak perlu tuh gontaganti mobo lagi saking lengkapnya motherboard ini

Bagi kamu yang berniat membeli motherboard ini, kamu perlu merogoh kocek senilai Rp

8

120

000, yang sudah dapat dibeli di berbagai ecommerce

Nah segitu aja dulu nih review untuk Motherboard Asus ROG Strix Z690E, pantengin terus KotakGame untuk dapetin infoinfo terbaru seputar Game dan Hardware terbaru


Baca Juga:

https://akuratbanget.blogspot.com/2022/07/acara-kolaborasi-paling-luar-biasa.html
https://akuratbanget.blogspot.com/2022/07/buletin-analis-tinjauan-pasar-game.html
https://akuratbanget.blogspot.com/2022/07/ulasan-video-game-dragon-age-2.html

https://kutopup.com/tag